SMAN 30 Kabupaten Tangerang Gelar Sosialisasi SPMB 2026–2027

Berita, Pendidikan113 Dilihat

Kabupaten Tangerang, RedOwlNews.Com – SMAN 30 Kabupaten Tangerang menggelar kegiatan sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) Tahun Ajaran 2026–2027 sebagai langkah awal memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait mekanisme penerimaan siswa baru.

Kegiatan yang masih bersifat sosialisasi tersebut dilaksanakan pada Senin (20/4/2026) dan dihadiri oleh berbagai unsur penting di wilayah Kecamatan Sukamulya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut pengawas sekolah, perwakilan kepala desa se-Kecamatan Sukamulya, perwakilan sekolah SMP/MTs se-Kecamatan Sukamulya, unsur TNI melalui Babinsa, unsur kepolisian melalui Bhabinkamtibmas, Karang Taruna Kecamatan Sukamulya, KNPI Kecamatan Sukamulya, serta tokoh masyarakat setempat.

Sosialisasi ini disampaikan langsung oleh Rina Istianawati selaku Plt Kepala SMAN 30 Kabupaten Tangerang yang memaparkan secara rinci tahapan dan mekanisme pelaksanaan SPMB kepada peserta yang hadir.

Dalam pemaparannya, dijelaskan bahwa tahap awal yang harus diikuti calon peserta didik adalah Pra-SPMB, yang berlangsung mulai 20 April hingga 31 Mei 2026. Tahapan ini merupakan proses pendataan awal secara online sebelum pendaftaran resmi dibuka.

Rina Istianawati menyampaikan bahwa kegiatan sosialisasi menjadi bagian dari upaya penyampaian informasi resmi kepada masyarakat.

“Melalui sosialisasi ini kami menyampaikan secara langsung tahapan SPMB, mulai dari Pra-SPMB hingga proses pendaftaran sesuai jalur yang tersedia,” ujarnya.

Ia juga menjelaskan bahwa seluruh proses pendaftaran dilakukan secara daring melalui laman resmi pemerintah.

Adapun pelaksanaan pendaftaran dilakukan melalui laman spmb.bantenprov.go.id, dengan beberapa jalur yang dibuka, di antaranya jalur domisili, afirmasi, prestasi akademik dan non-akademik, serta jalur mutasi.

Kegiatan sosialisasi ini mendapat perhatian dari berbagai elemen masyarakat, mengingat pentingnya transparansi dan pemahaman bersama terkait sistem penerimaan siswa baru.

Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan seluruh pihak, baik sekolah asal, pemerintah desa, maupun masyarakat dapat berperan aktif dalam memberikan informasi yang benar kepada calon peserta didik, sehingga proses SPMB tahun ajaran 2026–2027 dapat berjalan tertib, lancar, dan tepat sasaran.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *