KRL Commuter Line Dihantam KA Jarak Jauh di Peron, Penumpang Panik Berhamburan

Berita, Peristiwa96 Dilihat

Bekasi Timur, Garudasiber.net – Senin Malam 27/4/2026, Sekira Jam 20.52 WIB Peristiwa tabrakan antara rangkaian KRL Commuter Line dan kereta api jarak jauh memicu kepanikan di area stasiun. Insiden tersebut terekam dalam sejumlah video yang beredar dan memperlihatkan kondisi mencekam di lokasi kejadian.

 

Terjadi tabrakan antara KRL Commuter Line dengan KA jarak jauh hingga menyebabkan rangkaian KRL mengalami kerusakan cukup parah.

 

Kejadian berlangsung di area peron stasiun, tepat saat kondisi tengah dipadati penumpang.

 

Waktu kejadian belum dijelaskan secara rinci, namun situasi terekam dalam kondisi stasiun sedang ramai aktivitas penumpang.

 

Penumpang KRL menjadi korban dalam insiden ini. Sejumlah di antaranya mengalami luka, terutama di bagian kepala.

 

Penyebab pasti tabrakan masih belum diketahui dan membutuhkan penyelidikan lebih lanjut dari pihak terkait.

 

Dalam video yang diterima, terlihat rangkaian KRL yang tertabrak masih berada di sisi peron dengan kondisi pintu terbuka dan lampu dalam keadaan mati. Sebagian penumpang masih berada di dalam gerbong saat kejadian, sementara lainnya berusaha keluar dengan kondisi panik.

 

Penumpang tampak berhamburan keluar menuju peron. Suasana berubah kacau dengan teriakan histeris terdengar dari dalam kereta. Beberapa penumpang terlihat mengalami luka di kepala, bahkan ada yang menyumbat luka menggunakan handuk seadanya.

 

Di peron, sejumlah korban tampak tergeletak, duduk, hingga beristirahat setelah berhasil dievakuasi. Solidaritas antar penumpang terlihat jelas, di mana mereka saling membantu proses evakuasi korban tanpa menunggu petugas datang.

 

Sementara itu, akses perlintasan rel di sekitar lokasi turut terdampak. Sejumlah pengendara tidak dapat melintas karena jalur tertutup rangkaian kereta yang tidak bergerak akibat insiden tersebut.

 

Hingga kini, situasi masih dalam penanganan dan belum ada keterangan resmi terkait jumlah korban maupun kronologi lengkap kejadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *